Statistik yang buruk menunjukkan seberapa jauh pemerintahan Martin O’Neill

Tempat Martin O’Neill menjadi manajer Irlandia sudah ada dibawah desakan selanjutnya minggu ini sesudah dua hasil jelek menantang Denmark serta Wales di Liga Bangsa UEFA – tapi bagaimana catatannya yang bertanggungjawab dibanding dengan pendahulunya? Dalam statistik yang diatur oleh Aidan Fitzmaurice di The Herald, catatan O’Neill diukur pada enam manajer penuh waktu Irlandia yang kembali pada Jack Charlton – serta orang yang bekerja sekarang ini tidak keluar dengan baik. Hasil imbang 0-0 menantang Denmark serta kekalahan 1-0 atas Wales yang kurang kuat di Stadion Aviva bermakna jika rekor keseluruhnya Martin O’Neill dengan Irlandia sampai 19 kemenangan, 18 seri serta 16 kekalahan dari 53 laga.

Baca Juga: Gundogan dalam elemennya sebagai Mahrez menunjukkan adaptasi yang sedang dalam proses

Walau maju ke Euro 2016 serta sampai set playoff Piala Dunia, hasil itu memberikan O’Neill rasio kemenangan keseluruhnya cuma 36% semenjak dia menggantikan game pertamanya pada tahun 2014. Menjadi perbandingan, Steve Staunton – yang pemerintahannya dipandang seperti salah satunya titik paling rendah selama hidup untuk sepak bola Irlandia – menghimpun enam kemenangan dari 17 laga di pucuk pimpinan, yang disebut rasio kemenangan sebesar 35% (nuansa O’Neill ia dengan 0,6 persen).

Baca Juga: “Itu sangat dekat”: momen geser Pochettino dan Messi

Manajer dengan rasio menang terunggul semenjak masa Jack Charlton mulai sebetulnya bukan manajer Irlandia yang sangat sukses dalam soal kwalifikasi kompetisi, tetapi Brian Kerr. Kerr tidak berhasil maju ke Euro 2004 – satu kampanye kwalifikasi dimana dia menukar Mick McCarthy sesudah dua kekalahan pembuka – atau Piala Dunia 2006 akan tetapi masih tetap pergi dengan rasio kemenangan 55% dari 33 laga.

Baca Juga: Zimbabwe memiliki Kongo untuk tetap di atas agar lolos ke final piala afrika 2019

Di sini yaitu bagaimana O’Neill memperbandingkan dengan beberapa pria yang hadir sebelum ia: Brian Kerr, 33 laga (18 kemenangan, 11 seri, 4 kerugian) – 55% Jack Charlton, 94 laga (47 kemenangan, 29 seri, 16 kekalahan) – 50% Mick McCarthy, 68 laga (28 kali menang, 19 seri, 21 kerugian) – 43% Giovanni Trapattoni, 64 laga (26 kemenangan, 22 imbang, 16 kekalahan) – 41% Martin O’Neill, 53 laga (19 kali menang, 18 kali seri serta 16 kali kalah) – 36% Steve Staunton, 17 laga (6 kemenangan, 6 seri, 5 kekalahan) – 35%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs Judi Online Terpercaya Di Indonesia © 2018 Frontier Theme