Pep Guardiola tahu Manchester City tidak memiliki margin kesalahan di Hoffenheim

Pep Guardiola yakin Manchester City mungkin butuh “menanggung derita” di set penyisihan group Liga Champions untuk mengerti begitu sulitnya perubahan dalam pertarungan, sesudah tidak berhasil sampai semi final di tiap-tiap dua tahun menjadi manajer. Dibawah manajemen Kota Guardiola sudah dieliminasi di set 16 besar oleh Monaco serta perempat final oleh Liverpool. Ini sesudah kwalifikasi untuk babak knock out diraih dengan permainan untuk cadangan setiap saat. Sesudah kalah 2-1 di kandang sendiri dari Lyon di laga pembuka Group F ia memahami begitu utamanya menaklukkan Hoffenheim di Rhein ‑ Neckar-Arena pada Selasa malam ialah. “Mungkin kita butuh melakukan peristiwa [sulit] dalam pertandingan,” tuturnya.

Baca Juga : Sergio Ramos dari Real Madrid: Akan menjadi ‘gila’ untuk memecat Julen Lopetegui

“Dua musim paling akhir saat saya di sini, kami penuhi prasyarat dengan cukuplah nyaman. Mungkin Anda mesti menanggung derita di set penyisihan group untuk mengerti serta mengambil langkah maju. ” Kekalahan menantang Lyon mungkin seperti waktu itu serta Guardiola mengingatkan: “Kami mempunyai lima final untuk lolos, [tidak ada waktu untuk kehilangan banyak laga serta kami kehilangan yang pertama. Kami ketahui keadaan yang kami hadapi. Lima final serta ini yang pertama.

Terkecuali Real Madrid, dalam tiga tahun paling akhir tidak ada yang memenangkannya [lebih dari sekali] – begitu susah [tetapi] dalam lima atau enam tahun paling akhir kami sudah mengambil langkah maju. ” Vincent Kompany mengatakan bagaimana mengaku Piala Eropa mewakili batas akhir buat club dibawah kepemilikan Sheikh Mansour sebab City sudah mengaku tiap-tiap trofi domestik sekurang-kurangnya sekali. “Ini ialah langkah paling akhir yang belumlah kami raih serta club tetap mempunyai tujuan untuk maju,” kata kapten.

“Tidak ada kembali yang belumlah kami raih, [selain] mungkin pertandingan dengan berurutan. Tetapi ini ialah pertandingan yang susah untuk menang. Saya tidak mau memberi desakan pada manajer tapi kita akan lihat – kami akan lakukan yang terunggul. Pertandingan ini begitu susah sebab ada [begitu banyak] team yang bagus. Anda lihat kembali ke beberapa waktu paling akhir, kami pergi ke semi final [di 2015-16], sayangnya belum pernah final. Tiap-tiap tahun Anda kehilangan Anda mesti mengawali kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs Judi Online Terpercaya Di Indonesia © 2018 Frontier Theme