Menanti Puncak Kemarahan Fans Arsenal kepada Unai Emery

Unai Emery kemungkinan mulai memandang pintu keluarnya dari Emirates Fase. Emery dipandang tidak berhasil jaga project perubahan Arsenal, isu pemecatan terus kuat. Seputar 18 bulan kerja, Emery belum betul-betul mengakhiri permasalahan Arsenal. Tidak ada pergantian bermakna, Arsenal masih hadapi permasalahan yang sama: tidak berkelanjutan, style bermain tidak jelas. Kondisi susah Emery ini ditanggapi oleh bekas pemain The Gunners, Charlie Nicholas. Menurut dia, walau sedikit kasihan pada Emery, pemecatan itu tidak dapat dijauhi. Nicholas percaya Emery juga mengerti tempat susahnya yang saat ini, mengenai pemecatan yang semakin dekat.

Berkat Tangan Dingin Jurgen Klopp

Karenanya, perlu menanti pekikan fans sebelum Emery betul-betul dikeluarkan. Nicholas percaya sekarang fans Arsenal juga rasakan hal sama, jika Emery kemungkinan tidak bertahan kelamaan. Mereka bisa terima kekalahan, cuma permasalahan intinya ada di perubahan team yang pasti macet. “Jelas berasa demikian [akhir Emery]. Sesudah 21 tahun Arsene Wenger, rasa-rasanya susah lihat manager lain pergi cuma sesudah 18 bulan, saya anggap waktunya cukup sudah,” membuka Nicholas pada Sky Sports.

Manchester United Harus Segera Datangkan Jadon Sancho

“Sebetulnya ini bukanlah permasalahan waktu, ini mengenai minimnya perubahan original: perkembangan suggestion: Arsenal. Mereka telah habiskan lumayan banyak uang [untuk transfer], kemungkinan di beberapa posisi yang salah menurut saya.” Nicholas sebetulnya bersimpati pada Emery, bagaimana juga ia pelatih yang baru rasakan Premier League. Tetapi, selanjutnya cuma hasil akhir yang dipandang. Sekarang, Nasib Emery berada di tangan fans Arsenal. Saat fans pada akhirnya merasakan ‘sudah cukup’, waktu itu Emery harus selekasnya angkat kaki.

Solskjaer Siap Lepas Paul Pogba dari Manchester United

 

“Saya bersimpati buat dia, tapi kita semua paham cuma hasil akhir yang diperhitungkan dalam pekerjaan ini, serta itu tergantung pada pelatih. Bila ia tidak memperoleh hasil positif, waktunya semakin tipis, serta fans mulai geram,” lanjut Nicholas. “Saat kemarahan fans itu sampai faksi club, pertimbangan itu akan sampai ke pikiran dewa pengurus. Lalu saat dewan pengurus mulai sangsi, ketetapan itu harus dibikin,” pungkasnya.

Updated: December 21, 2019 — 9:42 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs Judi Online Terpercaya Di Indonesia © 2018 Frontier Theme