Kegagalan dan Awal dari Kebangkitan Arsenal

Direktur Arsenal, Josh Kroenke, benar-benar menyesalkan kegagalan teamnya jadi juara Liga Europa musim 2018/19 kemarin. Namun, ia ingin peristiwa itu jadi titik balik buat Arsenal. Arsenal bertemu Chelsea pada final Liga Europa musim 2018/19 lalu yang diadakan di Baku.

http://withoutprescription-cialis-generic.com/pemilik-mu-larang-marcos-rojo-pindah/

Dalam duel sama-sama club asal London ini, The Gunners harus menyerah dengan score 4-1. Hasil ini membuat Arsenal tidak punyai daya tarik di bursa transfer pemain. Karena, mereka tidak bermain di Liga Champions. Arsenal cuma ada di tempat ke-5 klassemen akhir Premier League. Tetapi, Arsenal dapat mengubah predikat itu. The Gunners malah bergerak aktif di bursa transfer serta dapat lakukan pembelian besar.

http://canadiancialis-pharmacyrx.com/musim-ini-bisa-jadi-bencana-untuk-chelsea-dan-frank-lampard/

Baca keterangan Josh Kroenke berikut ini ya Bolaneters. Arsenal datangkan Nicolas Pepe dari Lille pada harga 72 juta pounds. Transfer ini dipandang cukup mengagetkan sebab Pepe diincar banyak club. Tapi, bukan itu yang paling mengagetkan dari manuver Arsenal. Surprise besar dikerjakan Arsenal dengan bajak David Luiz dari Chelsea. Diluar itu, The Gunners sukses datangkan Dani Ceballos serta Kieran Tierney pada musim panas 2019 kemarin.

Shkodran Mustafi Segera Pindah ke AS Roma

“Tanpa ada bermain di Liga Champions, kami tidak yakin diri, tapi saya menggerakkan departemen transfer untuk lebih agresif serta saat Arsenal mengetuk pintu pemain, itu ialah panggilan yang berlainan,” membuka Josh Kroenke pada BBC Sports. “Panas musim ini, walau kami tidak ada pada tempat yang kuat di Baku, saya fikir ada orang yang menyangsikan Arsenal masih punyai aura untuk lakukan hal tersebut,” sambung Josh Kroenke. “Kami terus mendesak ini pada sekarang serta mendatang,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Situs Judi Online Terpercaya Di Indonesia © 2018 Frontier Theme